Salam hangat
untuk segelitir coklat semangat juga semangkuk ceriaku
aku kehilangan
mereka belakangan,
semuanya hilang
ditelan kelabu
dia datang tanpa
permisi dan pergi tanpa pamit
entah sejak
kapan aku berada di antara kelabu
dan sampai kapan
pula aku kembali untuk ceriaku,
entahlah,
mungkin hanya sang waktu yang mampu menjelaskan itu semua
aku terus mencari tanpa tahu apa
yang aku cari.
Aku, yang masih terus mencari dalam
pekatnya kelabu
Hingga akhirnya kutemukan ranting
kecil yang mampu membuatku bangkit
Dia kecil namun dia kuat, dia hebat
bahkan mungkin lebih hebat dari sinar
Kini aku melihat
diriku sendiri
Yang bahkan
lebih rapuh dari sebuah ranting kecil
Kuat di luar
tapi ringkih di dalam
Kini aku kembali
untuk secangkir capucino kebahagiaan
Dengan tangan
ini aku berkata “ aku kembali “
Aku kembali
dengan semangkuk ceriaku, segelintir coklat emas, dan juga secangkir smile yang
lezat
Meski rasanya
sedikit hambar namun aku tetap kembali