Minggu, 20 Mei 2012

Sinar Di Tengah Gelapnya Malam

Tatapan mata indah, begitulah aku menyebutmu

Matamu layaknya sinar rembulan yang menerangi gelapnya malam
Malam yang gelap hanya ditemani bulan dan bintang
Tak akan begitu gelap bila kulewati semuanya denganmu
      Menyaksikan indahnya senyummu
      Begitu indah jua tatapanmu
      Melihat betapa rapinya penampilanmu
      Mendengar betapa halusnya perkataanmu
      Mendengar gurauan kecilmu,
      Dengan senyuman kecil sebagai pemanis
      Lengkap sudah, kau memiliki semuanya
Bak secangkir coklat panas di tengah rintik hujan gerimis
Berpadu apik dengan kue berhias kismis
Tahukah engkau wahai “tatapan mata indah”
Aku selalu merindukanmu,
Engkau selalu hadir dalam setiap wajah yang kupandang,
Selalu ada disetiap suara yang kudengar,
Selalu ada di sela sela mata yang kutatap,
Selalu hadir disaat tawa terdengar,
Aku tak bisa menghilangkan bayanganmu,,
Aku bingung, isyarat apa ini?
Tuhan, bantu aku mengartikan semua ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar