Minggu, 16 September 2012

Kerinduan Saat Mata Terpejam


Lihatlah langit malam ini,
Bintang-bintang bertebaran namun sesungguhnya ia menangis
Langit seolah telah kehilangan bagian jiwanya.
          Saat mata ini terpejam,  yang ada hanyalah bayanganmu
          Bayangan yang abadi dalam ingatanku.
          Kamu mampu membuatku tersenyum meski dalam tidur.
          Kau adalah bintang sekaligus bintang untukku
Ingatkah kamu saat kau genggam tanganku untuk pertama kalinya?
Meski tanpa adanya kata, namun genggaman itu begitu erat.
Meski tanpa adanya kata namun hatiku menjadi sangat berbunga.
Meski tanpa adanya kata, namun aku yakin hati kita bersenandung
Dari datang hingga pulang, aku selalu merasakan genggamanmu.
Begitu erat seolah kau tak mau kehilanganku.
Selang waktu berjalan, akhirnya kau mengungkapkan semuanya.
Dini hari sebelumujian kau menelfonku, hanya untuk mengatakan “aku sayang kamu”
Tak sempat terbalas olehku,dan kaupun menghilang.
Kau menghilang tanpa adanya kabar.
Hingga suatu hari aku telah tau kau tak sendiri lagi.
Sakit memang, namun aku tak mampu berkata apa apa selain terimakasih.
Terimakasih telah hadir dalam hatiku meski hanya sesaat.
Aku tak akan pernah melupakanmu, dan juga kenangan tentangmu.
Kenangan yang indah untuk dikenang, namun sakit jika terlalu dalam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar