Lihatlah langit malam ini,
Bintang-bintang bertebaran namun sesungguhnya ia
menangis
Langit seolah telah kehilangan bagian jiwanya.
Saat
mata ini terpejam, yang ada hanyalah
bayanganmu
Bayangan
yang abadi dalam ingatanku.
Kamu
mampu membuatku tersenyum meski dalam tidur.
Kau
adalah bintang sekaligus bintang untukku
Ingatkah kamu saat kau genggam tanganku untuk
pertama kalinya?
Meski tanpa adanya kata, namun genggaman itu
begitu erat.
Meski tanpa adanya kata namun hatiku menjadi
sangat berbunga.
Meski tanpa adanya kata, namun aku yakin hati
kita bersenandung
Dari datang hingga pulang, aku selalu merasakan
genggamanmu.
Begitu erat seolah kau tak mau kehilanganku.
Selang waktu berjalan, akhirnya kau mengungkapkan
semuanya.
Dini hari sebelumujian kau menelfonku, hanya
untuk mengatakan “aku sayang kamu”
Tak sempat terbalas olehku,dan kaupun menghilang.
Kau menghilang tanpa adanya kabar.
Hingga suatu hari aku telah tau kau tak sendiri
lagi.
Sakit memang, namun aku tak mampu berkata apa apa
selain terimakasih.
Terimakasih telah hadir dalam hatiku meski hanya
sesaat.
Aku tak akan pernah melupakanmu, dan juga
kenangan tentangmu.
Kenangan yang indah untuk dikenang, namun sakit
jika terlalu dalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar