Wahai bulan, kemana engkau?
Aku tak menemukan dirimu,
Saat kutatap langit, hanya ada satu bintang
Satu bintang yang paling bersinar
Meski tanpa adanya rembulan namun ia sanggup mempercantik
malam.
Pasti akan lebih indah bila ia bisa berada di sampingmu
bulan,
Langit
begitu kelabu,
Seolah-olah
ia turut bersedih tanpamu,
Tak terasa
air hujan telah jatuh membahasi bumi
Itulah yang
dirasakan langit,
saat tak ada bulan yang menyinarinya,
Wahai bulan,
kumohon kembalilah
Meski dengan
keredupan sinarmu, kau akan tetap indah bagi sang langit
Wahai bulan
kembalilah, bintangpun kesepian tanpamu
Meski ia
bisa memperindah langit, akan lebih indah bila ia bisa bersamamu
Wahai sang bulan,
Indahkan malam-malam untuk esok dan seterusnya
Tanpa ada dirimu langit bak kehilangan nadinya
Tanpa ada dirimu bintang pun kelihangan sinarnya,
Kumohon kembalilah,,
Meski dengan sinar yang redup,
bagi bintang itu pun cukup untuk menemaninya memperindah
sang malam…